Novel Red Shinigami Chapter 306
Bab 306 – Maju Terus Kerajaan Snakes
“Mohon ampun, Pangeran Alex!
Panah dan tombak tidak menembus sama sekali!”
Seorang prajurit melapor dengan suara gemetar.
Pria yang dipanggil Pangeran Alex adalah
Pangeran Kedua Kekaisaran Zabeen.
Ia menunggu di benteng ini
dengan satu tujuan—
mengumpulkan jasa perang
demi memenangkan perebutan takhta.
Perang antara Kerajaan Snakes
dan Kerajaan Mental
adalah peluang emas.
Atau setidaknya,
begitu yang ia kira.
“Bodoh!”
bentak Alex.
“Kalau begitu, bidik dengan balista!”
Prajurit itu menelan ludah.
“Balista dipasang
untuk menembak ke luar benteng, Yang Mulia!
Sudutnya tidak memungkinkan
untuk menembak ke dalam!
Kita harus mundur!”
“Apa!?”
teriak Alex murka.
“Kalau aku mundur dari sini
karena sekelompok makhluk tak jelas—
hak warisku akan dicabut!
Aku tidak boleh kalah!”
Ia menggeram.
Namun pada saat itu—
rasa dingin menjalar di tengkuknya.
Alex berbalik secara refleks.
TUK.
Ujung lance
menembus mata kanannya.
Tidak ada teriakan.
Alex terdorong mundur,
otaknya hancur,
tubuhnya kejang sesaat
lalu ambruk ke lantai.
“P—Pangeran Alex!!”
Teriakan itu terhenti.
KRAK.
Kepala prajurit yang berteriak
terpenggal dan menggelinding di lantai.
Patrick menarik kembali lance-nya,
lalu mencabut pedang golok
di pinggang kanan.
Satu ayunan—
leher prajurit lain terbelah.
Ia mencengkeram rambut
kepala Pangeran Alex yang terpenggal,
mengangkatnya tinggi-tinggi,
dan berteriak ke seluruh benteng:
“Komandan musuh—sudah mati!”
Suara itu mengguncang mental pasukan Zabeen.
Kerajaan Snakes
terus melaju tanpa henti.
Beberapa hari setelah perang dimulai—
di Benteng Kedua,
wilayah utara Kadipaten Abbott,
bendera Kekaisaran Zabeen terlihat
di kejauhan.
“Jumlahnya lebih banyak dari perkiraan,”
kata Ryan Abbott tenang.
“Tapi belum cukup
untuk merebut benteng ini.”
“Wajar,”
sahut Van Pelt.
“Jalur ke sini tidak memungkinkan
kereta logistik besar lewat.
Itu batas maksimal mereka.”
Ryan menoleh.
“Langkah selanjutnya?”
“Pasukan lari wyvern Benteng Kedua
sudah cukup,” jawab Van Pelt.
“Tapi tolong
pimpin juga pasukan pemanah di dinding.”
“Siap.”
“Kalau begitu,”
kata Van Pelt sambil melangkah pergi,
“aku berangkat.”
Pasukan Poison Snake – Lari Wyvern,
yang berada di bawah komando Van Pelt,
benar-benar monster di wilayah pegunungan.
Kecepatan mereka memang tidak ekstrem,
namun kuda tidak mungkin meniru rute mereka.
Tebing curam?
Dilalui.
Jalur sempit?
Diterobos.
Dan yang paling berbahaya—
mereka tidak bersuara.
Dari atas tebing,
anak panah dilepaskan.
Satu demi satu
prajurit Zabeen tumbang.
Mereka tidak tahu dari mana datangnya serangan.
Tidak tahu ke mana harus membalas.
Hanya tahu—
mereka sedang diburu.
Dengan tiga ratus pasukan lari wyvern,
dua ribu tentara Zabeen
dipukul mundur total
dalam waktu kurang dari setengah hari.
Tidak ada duel besar.
Tidak ada teriakan heroik.
Hanya satu kesimpulan pahit:
Kerajaan Snakes tahu cara berperang.
Dan Kekaisaran Zabeen—tidak.
Post a Comment for "Novel Red Shinigami Chapter 306"
Post a Comment