Novel Red Shinigami Chapter 301

Bab 301 – Nama Sejati (2)

Melihat wujud baru Pii-chan,
sesuatu langsung terlintas di benak Patrick.

“Oh!
Pii-chan… kamu jadi cantik.”

Ia mengatakannya tanpa berpikir panjang.

“Dipujiiii—senang sekali, Tuan!”

Suara itu terdengar—
lebih tinggi,
lebih jelas,
dan jelas-jelas bahasa manusia.

Patrick membeku.

“…Pii-chan?”
Ia menatap makhluk di depannya.
“Suaranya—kamu bisa bicara!?”

“Ya,” jawab Pii-chan dengan nada puas.
“Kan aku sudah berevolusi.”

Patrick menarik napas panjang.

“Luar biasa…
eh, Pii-chan, kamu tahu Yato-no-Kami?”

“Ya-to-no-ka-mi?”
Pii-chan memiringkan kepala.
“Apa itu?”

“Bukan apa-apa,” gumam Patrick.
“Cuma… mirip.”

“Mirip aku?”

“Entahlah.
Aku juga belum pernah lihat aslinya.”

“Hmm,” Pii-chan mendengus ringan.
“Ya sudahlah.”

Lalu nadanya berubah jauh lebih santai.

“Ah—akhirnya.
Semua cadangan magis yang selama ini kupendam
akhirnya bisa kupakai.
Rasanya segar sekali.”

Ia melirik ke arah Pu dan Pe.

“Padahal sebenarnya
aku ingin mereka tetap dalam wujud wyvern
dan menimbun magis lebih lama.
Tapi mereka keburu mabuk kekuatan
dan melepaskannya sendiri.
Makanya berhenti di level Winged Dragon biasa.”

Patrick mengerutkan kening.

“Bukannya Winged Dragon sudah puncak?”

“Belum,” jawab Pii-chan santai.
“Masih ada Dragon Knight, Dragon General,
bahkan Dragon King.
Mereka berhenti di tengah.”

Patrick terdiam sesaat, lalu bertanya,

“Kalau Pu dan Pe
minum darahku
dan kupanggil nama sejatinya…
bisa berevolusi lagi?”

“Mungkin cuma penguatan,
bukan evolusi penuh,” kata Pii-chan.
“Mau coba?”

Patrick menyeringai tipis.

“Kalau tidak dicoba,
tidak akan tahu.”

Ia mengulangi proses sebelumnya.

Pu dan Pe meminum darahnya.

Patrick mengucapkan nama mereka dengan jelas.

“Protottix.
Perodetita.”

Cahaya lembut menyelimuti keduanya.

Tubuh mereka membesar sedikit.
Aura mereka menguat—
namun tidak berubah secara drastis.

Pii-chan mendengus kecil.

“Kan kubilang.
Paling tinggi Dragon Knight
atau Dragon General.
Masih jauh dari Dragon King.”

Patrick mengangguk.

“Tapi magis mereka naik?”

“Naik,” jawab Pii-chan.
“Dan telur mereka
akan menetas lebih cepat.”

Ia menambahkan cepat,

“Oh, Po dan yang lain belum bisa.
Mereka masih bayi.”

Patrick menoleh ke arah kolam.

“…Padahal ukurannya sudah lebih dari lima meter.”

Pii-chan menatapnya seolah heran.

“Kamu lupa air naga
yang aku bunuh di danau?
Jauh lebih besar dan brutal.”

Patrick tertawa kecil.

“Benar juga.”

Pii-chan lalu menegakkan tubuhnya.

“Baiklah.
Untuk serangan pembuka,
serahkan padaku.”

Matanya menyala.

“Sekarang aku adalah
Snake Dragon King.”

Nada suaranya terlalu bersemangat.

Patrick menatapnya sesaat.

“…Entah kenapa,
aku sedikit merinding.”

Persiapan pun selesai.

Patrick menemui Sonaris.

“Aku berangkat.”

Sonaris menatapnya lurus.

“Kalau tangan dan kakimu dicabut,
atau tubuhmu hancur sekalipun—
kamu harus pulang hidup-hidup.”

Suaranya datar,
tapi matanya serius.

“Sekarang aku
tidak bisa tanpa kamu.”

Apa maksud “tidak bisa” itu,
Patrick memilih tidak bertanya.

“…Berapa hari
kamu bisa bertahan?”

Sonaris berpikir sejenak.

“Tiga puluh hari.
Itu batasnya.”

Ia menyeringai tipis.

“Kalau lewat dari itu,
aku akan datang.
Naik Pu atau Pe.
Kalau tidak bisa, Po.
Dan kalau perlu—
lima puluh naga kecil ikut semua.”

Patrick terdiam.

“…Baik.”

Ia menepuk kepala Pu dan Pe.

“Jaga Sonaris.”

Keduanya menggeram pelan.

Patrick lalu melangkah keluar istana.

Menatap barisan pasukan yang telah siap.

Ia mengangkat suara.

“Tentara Kerajaan Snakes!
Berangkat!”

“OOOOH!!”

Sorakan mengguncang udara.

Dan dengan itu—

perang pertama Kerajaan Snakes
resmi dimulai.

Post a Comment for "Novel Red Shinigami Chapter 301"