Novel Red Shinigami Chapter 292

Bab 292 – Mundur

Seiring pernyataan itu—

Tentara Kerajaan Snakes
mulai mundur secara teratur dari sekeliling Istana Mental.

Bukan lari.
Bukan kacau.

Formasi ditarik rapi,
bendera diturunkan,
dan satu per satu unit
meninggalkan garis pengepungan.

Lalu—

“Kalau begitu,
Tentara Wilayah Baron Van Pelt
juga akan bergabung dengan Kerajaan Snakes.
Kita mundur!”

Suara Baron Van Pelt menggema.

Menyusul cepat,

“Tentara Wilayah Abbott,
kita kembali!”

“Tentara Wilayah Baron Wiley,
tarik pasukan!”

Satu per satu,
bangsawan yang dikenal sebagai faksi Snakes
menarik pasukan mereka.

Dari barat—
wilayah para bangsawan Snakes.

Dari utara—
Tentara Wilayah Abbott,
sebuah kekuatan besar.

Tak lama kemudian,
hampir seluruh pasukan barat dan utara
menghilang dari sekitar ibu kota.

“Tentara Wilayah Viscount Kanaan…”

Decourse hendak bersuara
ketika—

“Decourse-bro, tunggu.”

Sebuah bisikan di telinganya.

“Pa—”

“Sst. Pelan.”
Patrick memotong cepat.

“Decourse-bro,
tolong tetap berpihak pada William.
Lindungi beliau.”

Patrick mencondongkan kepala sedikit.

“Para bangsawan di sini…
gejalanya mirip sihir kecemburuan.
Mata merah, nalar tumpul,
sulit diajak berpikir rasional.
Aku dengar cirinya dari dark elf yang bekerja padaku.”

Ia menatap Decourse serius.

“Karena kamu penyihir,
aku ingin kamu yang berjaga di sisi William.
Belum ada bukti pasti,
jadi jangan sebarkan dulu.”

Patrick tersenyum tipis.

“Aku percaya kamu.”

Decourse menelan ludah.

“…Kalau itu keinginanmu.”

“Terima kasih,”
jawab Patrick singkat.
“Aku akan bicara dengan Wayne.”

Ia pergi begitu saja.

Patrick menemukan Wayne di tepi perkemahan.

“Wayne,”
panggilnya pelan.

“Pat?
Bukannya kamu sudah terbang?”

“Turun sebentar.”
Patrick bicara cepat.
“Andretti kelihatannya masih waras,
tapi bangsawan di sekitarnya tidak.
Kemungkinan besar sihir.”

Wayne mengerutkan dahi.

“Jadi…?”

“Kamu dan Decourse
jaga William.”
Patrick menepuk bahu Wayne.

“Di dalam istana
aku sudah bikin kekacauan.
Kekuatan mereka turun drastis.
Tanpa kami pun,
William masih bisa menang.”

Ia tersenyum ringan.

“Tolong sampaikan ke beliau—
‘semangat.’”

“Oi!”
Wayne memanggil.

Patrick tidak menoleh.
Ia hanya mengangkat tangan
dan berlari menjauh.

Sementara itu—

para bangsawan yang tersisa
berdebat panik.

“Kenapa tidak langsung menyerang Kerajaan Snakes!?”

“Kamu bisa menjatuhkan Winged Dragon!?”

“Cuma satu naga—”

“Dua!
Dia punya dua!”

“Kalau kita kejar sekarang—
tiga orang sudah mati!”

“Mustahil menyusul!
Mereka terbang!”

William menyaksikan semuanya
dengan hati berat.

“Patrick…
maafkan aku.
Aku tidak cukup tegas.”

Ia menunduk, bergumam lirih.

“Yang Mulia,
bolehkah aku bicara sebentar?”

William menoleh.

“Wayne Simon…
ada apa?”

Wayne menarik napas.

“Ini pesan dari Pat—
maksudku, dari Raja Snakes.”

Ia menjelaskan singkat
tentang sihir kecemburuan
dan permintaan Patrick
agar William dijaga.

William terdiam.

Lalu—

ia mengepalkan tangan.

“Patrick…
terima kasih.”

Ia menatap ke arah istana.

“MacLaine akan kutangani sendiri.
Sesuai janji lama kita.”

Matanya menyala
dengan tekad yang jelas.

Bukan kemarahan.

Keputusan.

Post a Comment for "Novel Red Shinigami Chapter 292"