Novel Red Shinigami Chapter 259
Bab 259 – Terbang
Soal 人物紹介, mungkin nanti akan dipindahkan jika ada waktu.
Kalau itu terjadi, urutan bab bisa berubah.
Masih dalam tahap pertimbangan.
Patrick terbang meninggalkan wilayahnya.
Secara harfiah.
Ia menunggangi Puu,
dengan Pee terbang mengiringi di sampingnya.
Tujuan mereka jelas—
perbatasan selatan, wilayah yang berbatasan langsung dengan Kerajaan Plum.
Patrick terbang lurus ke selatan dari barat,
mengarah langsung ke benteng Angkatan Selatan.
Alasannya sederhana.
Komandan Angkatan Selatan, Mayor Jenderal Wilson,
adalah bagian dari faksi Pangeran Ketiga MacLaine.
Jika pasukan Bendrick dan Angkatan Selatan bergerak bersamaan,
lalu menjepit Wilayah Dixon dari dua arah,
maka nyawa Putra Mahkota William akan berada dalam bahaya besar.
Itu tidak boleh terjadi.
Untuk menghindari pegunungan,
Puu dan Pee terbang di ketinggian tinggi.
Akibatnya—
“Dingin sekali…”
Patrick menggigil di punggung Puu.
Seragam militernya memang tebal—
hampir menyerupai mantel—
namun wajah dan tangannya terbuka.
Lebih buruk lagi,
bagian kerah sengaja didesain tidak bisa ditutup rapat
atas permintaan Sonaris,
sehingga angin dingin langsung menyusup ke leher.
Ditambah kecepatan terbang Puu dan Pee,
suhu yang dirasakan jauh lebih rendah dari seharusnya.
“Harusnya bawa sarung tangan…”
Ia bergumam,
namun sadar tidak mungkin kembali sekarang.
Tak lama kemudian,
sebuah benteng akhirnya terlihat di kejauhan.
Patrick segera memerintahkan Puu menurunkan ketinggian.
Dan saat itu ia melihatnya—
sebuah pasukan berskala divisi,
baru saja bersiap meninggalkan benteng.
“Berbahaya…
nyaris terlambat.”
Patrick menarik tali kekang Puu dan memberi perintah tegas.
“Puu.
Berhenti tepat di atas pasukan itu.
Ketinggian di luar jangkauan panah.”
Puu mengaum pelan sebagai jawaban.
◇◇◇
Mayor Jenderal Wilson,
komandan Angkatan Selatan,
baru saja menaiki kudanya.
Pasukan telah siap bergerak menuju Wilayah Dixon.
Namun tiba-tiba—
barisan prajurit mulai gelisah.
“Berisik sekali!”
bentaknya.
“Apa yang kalian ributkan!?”
“Mayor Jenderal!
Bukan itu masalahnya!
Lihat ke atas!”
Seorang prajurit menunjuk langit.
Wilson mendongak—
dan wajahnya langsung berubah.
“Wyvern…?”
“Dua ekor!?”
Ia menggeram.
“Angkatan Timur sialan!
Bagaimana bisa mereka membiarkan dua monster lepas
di saat genting seperti ini!”
Namun seorang perwira ragu-ragu menyela,
“Mayor Jenderal…
ada yang aneh.”
“Apa lagi!
Cepat siapkan balista!
Kalau diserang dari udara—”
“Wyvern…
tidak punya lengan, Tuanku.”
“…Apa?”
“Dan yang itu…
kepalanya bertanduk.”
Wilson membelalak.
“Apa…?”
“Dan—
sepertinya…
yang itu memakai zirah.”
Wilson menatap lebih saksama.
Lalu—
wajahnya memucat.
“Lengan…
tanduk…
zirah…?”
“Mustahil…”
Ia tersentak mundur.
“W—Winged Dragon…!”
“Itu Death from the Sky!”
Panik menyebar.
Wilson berteriak sekeras mungkin,
“Semua mundur! Masuk ke benteng!”
“Segera siapkan balista!”
Nada suaranya tidak lagi marah—
melainkan takut.
Di atas mereka,
dua sosok raksasa melayang tenang di langit.
Dan tepat di punggung salah satunya—
seorang pria berambut hitam
menatap pasukan itu dari ketinggian.
Dengan dingin.
Post a Comment for "Novel Red Shinigami Chapter 259"
Post a Comment