Novel Red Shinigami Chapter 240

Bab 240 – Kekhawatiran Kevin dan Aisha

Kediaman Viscount Kanaan di ibu kota hari itu dipenuhi tamu.

Keluarga Kanaan adalah darah lama—garis keturunan yang sudah bertahan lama—namun selama bertahun-tahun mereka tetap berada di tingkat baron.
Itu bukan aib. Justru bukti bahwa kerajaan menikmati masa damai yang panjang.

Keadaan berubah drastis setelah pemberontakan Pangeran Henry II.
Atas jasa kepala keluarga sebelumnya, gelar mereka naik menjadi viscount.

Tak lama kemudian, tongkat kepemimpinan berpindah ke generasi baru.

Pemimpin baru itu adalah Dekous von Kanaan—
manusia pertama yang menjadi penyihir—
kini menjabat penyihir istana.

Hari ini, di kediaman baru keluarga Kanaan di ibu kota,
pernikahannya dengan Clarisse Simon, putri ketiga Marquis Simon, sedang berlangsung.

Sebagai manusia pertama yang menjadi penyihir,
pernikahan Dekous sebenarnya sudah cukup untuk menarik perhatian,
bahkan tanpa pasangan dari keluarga marquis.

Namun kenyataannya lebih dari itu.

Clarisse adalah putri marquis.
Dan Dekous adalah sepupu Margrave Perbatasan Snakes.

Hasilnya, kediaman Kanaan hari ini dipenuhi orang—
mungkin paling ramai sepanjang sejarah keluarga itu.

Bangsa­wan dari faksi Marquis Simon hadir hampir lengkap.
Faksi Snakes memang belum banyak jumlahnya,
namun rumah-rumah yang punya hubungan atau aliansi tetap berdatangan—
termasuk keluarga Margrave Abbott.

Belum lagi keluarga Marquis Dixon,
keluarga calon suami Aisha, adik perempuan Dekous,
beserta faksi mereka.

Beberapa tahun lalu, keluarga Kanaan adalah baron netral tanpa faksi.
Sekarang, mereka berada di tengah pusaran faksi-faksi besar.

Perlu dicatat—
rumah-rumah yang hadir hari ini secara umum dikenal sebagai
kelompok yang menerima keberadaan Margrave Snakes.

Alasannya sederhana.

Sebuah faksi baru telah terbentuk:
faksi penentang Snakes.

Faksi ini tidak sepenuhnya sejalan dengan kubu kerajaan maupun netral,
dan kehadirannya membuat peta politik bangsawan
menjadi jauh lebih rumit daripada sebelumnya.

Kembali ke upacara.

Untuk ukuran keluarga viscount, pesta ini terbilang mewah—
namun tidak berlebihan.

Kemungkinan besar, keputusan itu diambil setelah mendengar saran dari berbagai pihak.

Menggelar pesta terlalu sederhana akan mengundang cibiran:
tidak punya ambisi.
Sebaliknya, terlalu mewah akan dianggap pamer dan bodoh.

Dalam keseimbangan yang sulit itu,
keluarga Kanaan berhasil memilih ukuran yang tepat.

“Dekous, selamat sekali lagi,” kata Patrick sambil tersenyum.
“Clarisse-dono, mohon jaga kakakku ini.”

“Pat, terima kasih,” jawab Dekous.
“Kalau bukan karena kamu waktu itu, aku tidak akan punya keberanian untuk berkunjung dan berbicara. Hari ini ada karena itu.”

“Margrave Snakes,” kata Clarisse dengan ceria,
“kalau sudah diminta begitu, tentu saya terima!”

Ia berkata sambil tertawa ringan—
bahkan janggut di dagunya diikat pita kecil.
Sikap yang benar-benar mencerminkan karakternya.

Dari kursi keluarga, Aisha mengamati pemandangan itu.

“Kevin,” katanya pelan kepada pria di sampingnya,
“kalau giliran kita nanti… tidak perlu semewah ini, kan?”

Kevin Dixon—tunangan Aisha—mengangguk.

“Iya. Aku bukan kepala keluarga, hanya anak ketiga yang sudah mandiri.
Skalanya paling setara ksatria, itu pun sudah cukup.”

“Meski begitu,” lanjut Aisha,
“tamu pasti tetap banyak.
Faksi keluargamu, dan… faksi Pat-nii juga pasti datang.”

“Dan kemungkinan besar keluarga Simon juga hadir,” tambah Kevin.

Aisha menatapnya, sedikit khawatir.

“Dananya cukup?”

Kevin tersenyum kecut.

“Tidak.
Aku akan meminjam pada Ayah.
Gaji sersan jelas tidak akan cukup.”

Aisha menghela napas kecil.

“Dulu aku tidak pernah membayangkan Dekous-nii menikah lebih dulu.
Kalau saja begitu, mungkin kita tidak perlu memikirkan hal-hal seperti ini.”

Kevin tertawa pelan.

“Kita baru sadar setelah melihat contoh langsung.”

Keduanya saling pandang.

Pernikahan mereka sendiri
telah dijadwalkan dua bulan lagi.

Dan untuk pertama kalinya,
keduanya benar-benar menyadari—

menikah di dunia bangsawan
bukan hanya soal perasaan,
melainkan juga perhitungan.

Post a Comment for "Novel Red Shinigami Chapter 240"