Novel Red Shinigami Chapter 160

Bab 160 – Kejutan Ryan


Aku kembali ke ruang tamu dengan suasana hati paling buruk. Ayah justru tersenyum menyebalkan.


Karena sudah mendengar isinya dari Conan, jelas dia tahu apa yang terjadi meski tidak melihat langsung. Tapi senyum liciknya itu benar-benar membuatku kesal.


“Ayah, menurutku Ayah seharusnya ikut melihat interogasi itu. Mendengar cerita dan melihat langsung jelas berbeda.”


Saat aku berkata begitu—


“Ryan, jangan marah. Bukankah kamu sendiri yang bilang ingin melihatnya?”


“Memang, tapi ekspresi Ayah saat aku kembali itu agak keterlaluan.”


“Tidak, tidak. Jarang sekali kamu terlihat sepucat itu. Jujur saja, sedikit menghibur. Anggap saja gantinya, aku punya kabar baik untukmu.”


Ayah tersenyum lebar, lalu melemparkan pernyataan seperti bom.


“Pertunanganmu sudah diputuskan.”


“Ayah!? Tiba-tiba sekali! Kenapa sekarang? Walaupun sekutu, ini dibicarakan di rumah orang lain!? Lagipula aku tidak berniat menikah! Aku tidak akan menikah selain dengan orang yang sudah kupilih di hatiku!”


Benar. Aku sama sekali tidak berniat menikah dengan siapa pun selain dia.


“Tenang, Tuan Ryan, tenang dulu.”


Count Snakes menengahi, tapi ekspresinya aneh. Seperti menahan tawa.


“Ryan, Yang Mulia Raja telah merestui hubunganmu dengan Putri Closia.”


…Hah?


“Eh? Sepertinya aku salah dengar. Tadi terdengar seperti Yang Mulia merestui pertunanganku dengan Putri Closia?”


“Benar. Aku memang mengatakan itu.”


Oh… jadi memang begitu…


“EEEHHH—!!”


Aku tak sengaja berteriak.


“Tapi soal keseimbangan faksi, hubungan kekuatan antarkeluarga bangsawan, posisi keluarga kita yang seharusnya netral—bukankah itu semua masalah besar!?”


Benar. Dulu Ayah sendiri yang menolaknya dengan alasan itu.


“Masalah faksi sudah hampir selesai. Faksi anti-kerajaan praktis hancur, dan faksi Pangeran Kedua runtuh bersama kelompok Marquis Raven.


Sekarang hanya tersisa faksi kerajaan dan faksi netral.


Yang Mulia berniat memberi penghargaan kepada faksi kerajaan.


Dari sisi kekuatan, berkurangnya para marquis seperti Westin dan Raven membuat keseimbangan perlu disesuaikan kembali.


Soal jarak yang ‘pas’, itu berubah tergantung kondisi sekitar.


Kerajaan telah menyatukan suku pegunungan di wilayah utara.


Artinya kita harus mampu menyesuaikan diri dengan perubahan itu.


Untuk persiapan, pengaruh keluarga kita perlu diperkuat.


Kita juga harus menyelaraskan langkah dengan keluarga Snakes sebagai sekutu.


Ada pertanyaan?”


Ayah berbicara tanpa memberi celah.


Aku tidak bisa menyangkal bahwa semua itu masuk akal.


Saat aku masih terguncang, Count Snakes tersenyum dan berkata,


“Selamat, calon adik iparku.”

No comments:

Post a Comment