Novel Red Shinigami Chapter 200
Bab 200 – Dimensi Lain (2)
Seorang pria tengah menatap kristal besar, bergumam sambil menempelkan telapak tangannya ke permukaannya.
“Barusan… kamu melakukan sesuatu, ya?”
Suara seorang wanita terdengar dari belakang.
“Eh?”
“Kamu melepaskan kekuatan ke arah kristal, kan?”
“Oh, itu?”
“Iya. Cuma nambah sedikit ketahanan penyakit buat favoritku.”
“Favorit… yang anak laki-laki itu?”
“Dia mau sakit?”
“Bukan. Dia baru menikah. Anggap saja hadiah pernikahan.”
“Dan juga… dia kelihatan bakal kena batu ginjal.”
“Batu ginjal?”
“Itu sakitnya bukan main. Aku kasihan.”
“Sudah menikah?” wanita itu terkejut.
“Cepat sekali. Dengan siapa?”
“Cewek yang kelihatannya juga reinkarnasi.”
“Eeh!?”
“Aneh, ya?”
“Bukan soal aneh!”
“Dewa Alam Baka tidak bergerak, kan? Kalau begitu… yang belakangan punya kapasitas reinkarnasi cuma—”
“Kalau dari akumulasi kekuatan akhir-akhir ini,” potong pria itu santai,
“Dewi Cinta, Dewi Busana, atau Dewi Iri.”
“Tiga dewi bodoh itu!?”
“Ya… mereka bertiga memang kelihatannya bakal melakukan hal begini.”
“Cepat cek! Kita harus lapor ke Dewa Pencipta!”
“Sebentar.”
Pria itu kembali menyentuh kristal.
“Oh. Ketemu.”
“Yang busana.”
“Hah!? Yang dada kecil tapi sok besar itu!?”
“Berani-beraninya dia! Aku lapor ke Dewa Pencipta sekarang juga!”
Wanita itu langsung berlari pergi.
Pria itu menghela napas.
“Kalau begitu, sekalian tambahin ketahanan penyakit buat istrinya juga.”
“Anak itu cepat sekali ngadu. Minggu lalu juga aku diadukan dan lenganku dicabut Dewa Pencipta.”
“Memang bisa tumbuh lagi… tapi tetap saja sakit.”
~~~~~~~~~~~~~
◆◆ Dewa
“Ooooooh! Akhirnya! Akhirnya muncul juga!”
“Pria yang memenuhi syarat! Yang pertama sejak dunia ini tercipta!”
“Lama sekali menunggu!”
“Baik! Saatnya memberi kekuatan!”
“Sekalian besar-besaran!”
“Doooon!!”
“…Sempurna.”
“Oh ya, mumpung semangat—biar kekuatannya diwariskan ke keturunannya juga.”
“Sedikit modifikasi genetik…”
“Biar tidak ketahuan… cepet-cepet…”
“Oke! Mantap! Kerja bagus aku!”
~~~~~~~~~~~~~
○○ Dewa
“Ah… dia menikah.”
“Aku sudah lama mengawasinya…”
“Semua gara-gara bocah yang ditarik ke dunia ini itu!”
“Aku tidak terima.”
“Pasti kuberi gangguan.”
~~~~~~~~~~~~~
□□ Dewa
“Oh? Menarik sekali.”
“Kalau begitu, sebaiknya diberi berkah.”
“Sedikit saja.”
“Baik.”
“Semoga hidupmu dipenuhi kebahagiaan.”
Dengan keegoisan para dewa,
roda takdir manusia mulai berputar.
Apakah itu akan membawa kebahagiaan—
atau justru penderitaan—
Belum ada satu pun yang tahu.
Post a Comment for "Novel Red Shinigami Chapter 200"
Post a Comment